Minggu, 08 November 2026

Sumur Idle BNG-074 Kembali Berproduksi, PEP Zona 4 Lampaui Target hingga 395 Persen

Foto: PT Pertamina EP
Foto: PT Pertamina EP

Dengarkan artikel ini:
0:00 / 0:00

SINERGYNEWS.ID, Sumatera Selatan – PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 berhasil mengaktifkan kembali sumur minyak dan gas bumi (migas) BNG-074 di Lapangan Adera, Sumatera Selatan, melalui pekerjaan workover. Sumur yang sebelumnya berstatus tidak berproduksi (idle) tersebut mampu menghasilkan minyak sebesar 170 barel per hari (BOPD), atau mencapai 395 persen dari target awal sebesar 43 BOPD.

Keberhasilan ini merupakan hasil intervensi sumur yang dilakukan bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Pekerjaan workover menggunakan pompa Electric Submersible Pump (ESP) tersebut berlangsung pada 17–22 Oktober 2026.

Setelah melalui proses gross up secara bertahap dan penyesuaian frekuensi ESP, produksi sumur BNG-074 menunjukkan peningkatan hingga mencapai 170 BOPD pada minggu pertama November 2026.

Selain minyak, sumur tersebut juga menghasilkan gas sebesar 0,548 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD), meskipun target awal produksi gas ditetapkan sebesar 0 MMSCFD. Produksi berasal dari Formasi TAF-P1 pada interval kedalaman 1.959–1.962,5 meter measured depth (mMD).

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengatakan keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa sumur yang sebelumnya tidak berproduksi masih memiliki peluang untuk dioptimalkan melalui kegiatan intervensi yang tepat.

Menurutnya, capaian produksi BNG-074 yang mencapai 170 BOPD atau 395 persen dari target menjadi bukti potensi peningkatan produksi melalui pengaktifan kembali sumur-sumur idle.

Dari sisi operasional, pekerjaan workover menggunakan Rig GJE-05 berkapasitas 550 HP. Pekerjaan berhasil diselesaikan dalam lima hari, lebih cepat satu hari dibandingkan rencana awal selama enam hari.

Efisiensi juga tercatat dari sisi pembiayaan. Berdasarkan estimasi biaya lapangan (field estimate cost), realisasi pengeluaran mencapai US$122.356 atau sekitar 64 persen dari anggaran yang direncanakan sebesar US$191.989.

Dengan demikian, kegiatan tersebut menghasilkan penghematan sekitar US$69.633 dibandingkan rencana anggaran awal.

Djoko menambahkan, selain melampaui target produksi dan efisiensi biaya, sumur BNG-074 juga dapat langsung dioperasikan kembali setelah pekerjaan selesai melalui proses Put on Production (PoP).

Keberhasilan PEP Zona 4 mengaktifkan kembali sumur BNG-074 memperlihatkan pentingnya optimalisasi sumur eksisting dalam menjaga dan meningkatkan produksi migas nasional. Intervensi melalui workover, didukung penggunaan teknologi ESP, menjadi salah satu pendekatan untuk memanfaatkan kembali potensi sumur yang sebelumnya tidak produktif.

Upaya tersebut sekaligus memberikan kontribusi terhadap optimalisasi aset hulu migas melalui peningkatan produksi, percepatan pekerjaan operasional, dan pengendalian biaya.

Disclaimer

Artikel ini merupakan rilis publikasi dan sepenuhnya tanggung jawab penulis. Pandangan dan opini yang disampaikan adalah milik penulis dan tidak mencerminkan sikap resmi redaksi Sinergy News. Untuk informasi lebih lanjut, silakan baca Syarat & Ketentuan kami.

Komentar (0)

Masuk untuk Berkomentar

Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!