Kamis, 05 November 2026

MedcoEnergi Paparkan Pertumbuhan Bisnis dari Indonesia hingga Oman di ADIPEC 2026

Foto:PT Medco E&P Indonesia
Foto:PT Medco E&P Indonesia

Dengarkan artikel ini:
0:00 / 0:00

SINERGYNEWS.ID, Abu Dhabi – PT Medco E&P Indonesia (Medco E&P), anak usaha MedcoEnergi, memaparkan perkembangan dan pertumbuhan bisnis perusahaan kepada pelaku industri serta investor energi global dalam ajang Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) 2026 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Paparan tersebut berlangsung di Paviliun Indonesia yang diinisiasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Partisipasi Medco E&P sekaligus mendukung upaya SKK Migas mempromosikan potensi sektor hulu migas Indonesia di pasar internasional.

Medco E&P merupakan salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang berperan dalam menjaga produksi migas nasional. Wilayah operasinya mencakup Sumatra, Natuna, Kalimantan, hingga Sulawesi, dengan kontribusi utama terhadap pasokan gas untuk industri dan sektor kelistrikan.

Selama 46 tahun, MedcoEnergi berkembang dari basis operasional di Indonesia hingga memperluas bisnisnya ke Asia Tenggara dan Timur Tengah.

Produksi MedcoEnergi Capai 170 Ribu BOEPD

Pada semester pertama 2026, produksi minyak dan gas MedcoEnergi mencapai 170 ribu barel setara minyak per hari (million barrels of oil equivalent per day/mboepd), sejalan dengan panduan produksi tahunan perusahaan.

Dalam periode tersebut, MedcoEnergi mencatat pendapatan sebesar US$1,415 juta, EBITDA US$805 juta, dan laba bersih US$275 juta.

Pertumbuhan bisnis perusahaan didukung sejumlah proyek strategis, antara lain South Natuna Sea Block B, Senoro Fase 2, Bualuang di Thailand, serta Blok 60 di Oman.

Sejak September 2026, MedcoEnergi juga mulai mengoperasikan Production Sharing Contract (PSC) Cendramas di lepas pantai Malaysia, memperluas portofolio operasional perusahaan di kawasan Asia Tenggara.

“Pertumbuhan kami berakar di Indonesia. Bersama SKK Migas dan Pemerintah, kami berkomitmen menjaga produksi, menambah cadangan, dan mendukung ketahanan energi nasional,” ujar Dwi Hudya Febrianto, General Manager Karim Small Fields Oman MedcoEnergi.

Oman Jadi Pilar Pertumbuhan MedcoEnergi

Selain Indonesia, Oman menjadi salah satu pilar pertumbuhan MedcoEnergi di kawasan Timur Tengah. Perusahaan telah mengoperasikan Karim Small Fields selama dua dekade, dengan kegiatan pengeboran dan eksplorasi yang konsisten serta pengembangan talenta lokal sebagai bagian penting operasional.

Portofolio MedcoEnergi di Oman juga berkembang melalui sejumlah proyek strategis. Ekspansi Bisat-C dan lapangan ABBN di Blok 60 berkontribusi terhadap penambahan produksi.

Sementara itu, penemuan minyak di sumur Malih South pada Blok 48 telah memasuki tahap evaluasi lanjutan atau appraisal. Kegiatan di Blok 56 juga terus berlanjut menuju tahap pengembangan berikutnya.

Perkembangan tersebut mencerminkan upaya MedcoEnergi memperkuat portofolio hulu migas melalui optimalisasi aset yang telah beroperasi serta pengembangan potensi sumber daya baru.

Perkuat Ketahanan Energi dan Ekspansi Internasional

MedcoEnergi menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis internasional perusahaan tetap bertumpu pada pengalaman dan kepercayaan yang dibangun di Indonesia.

“Selama 46 tahun MedcoEnergi tumbuh di Indonesia, dan kepercayaan Pemerintah Indonesia menjadi fondasi yang memungkinkan kami berkembang di dalam dan luar negeri. Kami akan terus menjaga produksi, menambah cadangan, dan mendukung ketahanan energi nasional,” tutup Dwi Hudya.

Melalui partisipasi dalam ADIPEC 2026, Medco E&P turut memperkenalkan perkembangan bisnis MedcoEnergi kepada pelaku industri dan investor global. Kehadiran perusahaan di Paviliun Indonesia juga menjadi bagian dari upaya memperkuat eksposur sektor hulu migas nasional di pasar internasional.

Disclaimer

Artikel ini merupakan rilis publikasi dan sepenuhnya tanggung jawab penulis. Pandangan dan opini yang disampaikan adalah milik penulis dan tidak mencerminkan sikap resmi redaksi Sinergy News. Untuk informasi lebih lanjut, silakan baca Syarat & Ketentuan kami.

Komentar (0)

Masuk untuk Berkomentar

Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!