SINERGYNEWS.ID, Surabaya – Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Surabaya menggelar kegiatan DEM Goes to Campus di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT), Kamis (29/10/2026). Mengusung tema “Empowering Future Energy Leaders”, kegiatan ini menjadi ruang edukasi dan diskusi bagi mahasiswa untuk memahami tantangan ketahanan energi nasional sekaligus mengenali peran generasi muda dalam mendorong masa depan energi Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Soekamto, Gedung Fakultas Teknik dan Sains UPN “Veteran” Jawa Timur tersebut menghadirkan tiga pemateri dari kalangan akademisi, praktisi industri, dan organisasi mahasiswa. Ketiganya membahas isu energi dari perspektif kebijakan, implementasi industri, hingga kontribusi mahasiswa dalam menghadapi tantangan sektor energi.
Pemateri pertama, Prof. Dr. Ir. Srie Muljani, M.T., Dosen Teknik Kimia UPN “Veteran” Jawa Timur, menyampaikan materi bertajuk “Future Energy Leaders: Peran Generasi Kini dalam Merespons Tantangan Energi Indonesia”. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa masa depan energi Indonesia tidak hanya berkaitan dengan peningkatan pasokan, tetapi juga bagaimana memastikan energi tetap aman, terjangkau, dan berkelanjutan.
Ia menguraikan berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia, mulai dari ketahanan pasokan, keterjangkauan energi, dekarbonisasi, kesiapan infrastruktur, hingga kebutuhan sumber daya manusia dan inovasi teknologi. Selain itu, mahasiswa diajak memahami bahwa transisi energi bukan sekadar mengganti energi fosil dengan energi terbarukan, melainkan membutuhkan perencanaan, investasi, teknologi, serta kesiapan sumber daya manusia.
Pembahasan juga diarahkan pada kontribusi mahasiswa lintas disiplin ilmu. Melalui penguatan kompetensi, riset, kolaborasi, dan inovasi, mahasiswa dinilai memiliki ruang untuk menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan energi, termasuk efisiensi energi dan pengembangan teknologi rendah karbon.
Selanjutnya, Ir. Herdyan Aswien, S.T., yang berkiprah di bidang Process Engineering & Improvement, Refinery Process & Facility, Directorate of Refinery Operations PT Pertamina Patra Niaga, membawakan materi “Mengenal Industri Oil & Gas dan Peran Teknik Kimia dalam Konteks Ketahanan Energi Nasional”.
Dalam pemaparannya, Herdyan menjelaskan keterkaitan antara sistem energi nasional, rantai bisnis hilir minyak dan gas, serta peran kilang dalam mengolah minyak mentah menjadi berbagai produk bernilai guna. Ia juga menguraikan proses utama di industri kilang, meliputi separation, conversion, treating, serta blending and finishing.
Materi tersebut memberikan gambaran mengenai pentingnya keandalan kilang, efisiensi proses, pengendalian kualitas produk, serta distribusi energi dalam menjaga ketahanan energi nasional. Selain itu, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai peluang karier bagi lulusan Teknik Kimia di industri energi, seperti Process Engineer, Production Engineer, Process Safety Engineer, Energy Engineer, hingga bidang laboratorium dan penelitian serta pengembangan.
Pemateri ketiga, Tubagus R. A. Kusuma, S.T., selaku Ketua Umum Dewan Energi Mahasiswa Surabaya, mengangkat perspektif gerakan mahasiswa melalui materi “Dari Gerakan Mahasiswa ke Ketahanan Energi”. Pembahasan berfokus pada ekosistem energi di Jawa Timur dan Surabaya, tantangan transisi energi daerah, serta pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam menjembatani pengetahuan akademik dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Ia juga memperkenalkan peran DEM Surabaya sebagai wadah pengembangan literasi energi, kolaborasi lintas sektor, serta pengembangan gagasan dan inovasi mahasiswa. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa didorong untuk tidak hanya memahami isu energi, tetapi juga mengambil bagian dalam menghadirkan solusi melalui riset, kajian kritis, advokasi, dan aksi nyata.
Kegiatan ini menegaskan bahwa tantangan energi Indonesia membutuhkan kontribusi dari berbagai disiplin ilmu dan tidak dapat diselesaikan oleh satu sektor saja. Sinergi antara akademisi, industri, pemerintah, dan generasi muda menjadi bagian penting dalam membangun sistem energi yang tangguh dan berkelanjutan.
Melalui DEM Goes to Campus, DEM Surabaya berharap mahasiswa semakin memiliki wawasan mengenai perkembangan sektor energi, memahami peluang kontribusi sesuai bidang keilmuannya, serta membangun kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masa depan industri energi Indonesia.
Pada akhirnya, menjadi future energy leader bukan hanya tentang penguasaan teknologi, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, berkolaborasi, menjaga integritas, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Komentar (0)
Masuk untuk Berkomentar
Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.