SINERGYNEWS.ID, Bontang – PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) memperoleh kontrak baru senilai Rp400 miliar dari PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) untuk mengerjakan proyek Engineering, Procurement, and Construction (EPC) Dermaga 11 di kawasan industri Pupuk Kaltim, Bontang, Kalimantan Timur.
Proyek tersebut berlokasi di sisi timur Dermaga Tursina dan memiliki durasi pelaksanaan selama 570 hari kalender, terhitung sejak 18 September 2026.
Melalui kontrak ini, PTPP akan mengerjakan pembangunan dermaga multiguna beserta sejumlah infrastruktur pendukung, termasuk struktur dermaga, sistem conveyor, serta instalasi peralatan mobile ship loader.
Dermaga 11 dirancang untuk melayani kapal pengangkut material curah padat dengan kapasitas hingga 40.000 Deadweight Tonnage (DWT).
Infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas bongkar muat kapal berukuran besar, memperlancar distribusi material di kawasan industri Pupuk Kaltim, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan soda ash nasional dan pengembangan ekosistem industrinya di Indonesia.
Perkuat Infrastruktur Logistik Industri
Pembangunan Dermaga 11 menjadi bagian dari penguatan infrastruktur maritim di kawasan industri Pupuk Kaltim. Keberadaan dermaga dengan kapasitas pelayanan kapal hingga 40.000 DWT diharapkan mendukung kelancaran arus logistik material curah padat.
Ruang lingkup pekerjaan EPC yang dipercayakan kepada PTPP mencakup pembangunan fasilitas utama dan instalasi peralatan penunjang operasional. Integrasi sistem dermaga dan peralatan bongkar muat menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan logistik industri.
Sebagai bentuk penguatan komitmen pelaksanaan proyek, PTPP dan Pupuk Kaltim menggelar kegiatan Project Commitment pada 19 Oktober 2026 di Batam Marriott Hotel Harbour Bay.
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Operasi Bidang Infrastruktur PTPP, Yul Ari Pramuraharjo, dan dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen komitmen proyek oleh perwakilan kedua perusahaan.
Kedua pihak menegaskan komitmen untuk mengedepankan kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, serta ketepatan waktu dalam penyelesaian proyek.
PTPP Terapkan Strategi Selektivitas Proyek
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa perolehan kontrak tersebut mencerminkan kepercayaan Pupuk Kaltim terhadap kemampuan dan pengalaman perusahaan dalam membangun infrastruktur industri.
Ia menjelaskan, PTPP terus menjalankan transformasi bisnis melalui strategi Back to Core, yakni memperkuat fokus pada kompetensi inti perusahaan dan lebih selektif dalam memperoleh proyek.
Pertimbangan tersebut mencakup kesesuaian proyek dengan kompetensi perusahaan, kualitas portofolio, profil risiko, serta potensi keberlanjutan bisnis.
“Kepercayaan yang diberikan Pupuk Kaltim menjadi dorongan bagi PTPP untuk terus menjaga kualitas pelaksanaan proyek sekaligus memperkuat kemitraan dengan para pemangku kepentingan. Melalui strategi Back to Core, kami semakin selektif dalam memperoleh proyek dengan mempertimbangkan kesesuaian terhadap kompetensi inti, kualitas proyek, serta pengelolaan risiko yang terukur,” ujar Joko.
Menurutnya, perolehan kontrak diharapkan tidak hanya berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis, tetapi juga memperkuat fundamental dan keberlanjutan usaha perseroan.
Melalui proyek EPC Dermaga 11, PTPP berupaya memperluas portofolio di sektor infrastruktur industri dan maritim. Pembangunan fasilitas tersebut juga diharapkan memberikan nilai tambah bagi kelancaran logistik serta pengembangan industri nasional.
Komentar (0)
Masuk untuk Berkomentar
Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.