Minggu, 08 November 2026

PHE Ajak Mahasiswa Universitas Brawijaya Kenali Peluang dan Tantangan Industri Hulu Migas melalui Upstream Youth Champs 2026

Foto: Pertamina Hulu Energi
Foto: Pertamina Hulu Energi

Dengarkan artikel ini:
0:00 / 0:00

SINERGYNEWS.ID, Malang – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mendorong generasi muda memahami perkembangan industri hulu minyak dan gas bumi (migas) sekaligus mempersiapkan kompetensi untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja sektor energi. Upaya tersebut diwujudkan melalui program Upstream Youth Champs (UYC) 2026 yang digelar di Universitas Brawijaya (UB), Malang, pada Selasa (3/11/2026).

Mengusung tema “Menggali Potensi, Menggerakkan Energi”, kegiatan ini mempertemukan praktisi industri dengan mahasiswa untuk membahas peran strategis sektor hulu migas, perkembangan teknologi, serta peluang karier bagi lulusan dari berbagai disiplin ilmu.

Melalui program tersebut, PHE ingin memperkenalkan bahwa industri hulu migas tidak hanya membutuhkan tenaga ahli di bidang pengeboran dan produksi. Kompetensi teknologi, pengelolaan bisnis, komunikasi, hingga inovasi juga memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan operasional dan ketahanan energi nasional.

PHE Paparkan Kontribusi terhadap Produksi Migas Nasional

Sebagai Subholding Upstream Pertamina, PHE menjalankan kegiatan eksplorasi, pengembangan lapangan, dan produksi minyak serta gas bumi. Aktivitas tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mendukung sektor industri.

Dalam pemaparannya, PHE menjelaskan bahwa perusahaan mengelola sekitar 27 persen wilayah kerja operator migas di Indonesia. Kontribusinya mencapai sekitar 65 persen terhadap lifting minyak domestik dan 35 persen terhadap lifting gas domestik.

Hingga akhir semester I 2026, produksi migas PHE tercatat mencapai 935 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD). Capaian tersebut terdiri atas produksi minyak sebesar 459 ribu barel per hari (MBOPD) dan produksi gas sebesar 2.756 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

Besarnya kontribusi tersebut diikuti tantangan untuk mempertahankan produksi dari lapangan eksisting, menemukan cadangan baru, serta meningkatkan efisiensi operasional melalui pemanfaatan teknologi.

Salah satu teknologi yang dikembangkan adalah Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR), yakni metode peningkatan perolehan minyak dari lapangan yang telah berproduksi. Selain itu, PHE juga mengeksplorasi peluang pengembangan teknologi energi masa depan, termasuk natural hydrogen serta Carbon Capture and Storage (CCS) dan Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS).

Vina Muliana Dorong Mahasiswa Kenali Potensi dan Kompetensi Diri

Selain memperkenalkan aspek teknis industri migas, Upstream Youth Champs 2026 turut menghadirkan praktisi sumber daya manusia sekaligus content creator, Vina Muliana, untuk memberikan pembekalan mengenai pengembangan karier.

Dalam sesi tersebut, mahasiswa diajak mengenali kekuatan dan potensi diri serta membangun keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia profesional.

Pengalaman selama masa perkuliahan dinilai dapat menjadi modal penting dalam membentuk kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja. Karena itu, mahasiswa didorong untuk tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga aktif mengikuti kegiatan organisasi, proyek, kompetisi, dan program magang.

Berbagai pengalaman tersebut dapat membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, pemecahan masalah, serta memperluas jejaring profesional.

Melalui Upstream Youth Champs 2026, PHE berupaya memperkuat hubungan antara dunia industri dan perguruan tinggi sekaligus membuka wawasan generasi muda mengenai peluang kontribusi di sektor energi.

Keterlibatan mahasiswa dari berbagai latar belakang keilmuan diharapkan dapat mendorong lahirnya sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan industri migas maupun perkembangan ekosistem energi Indonesia.

Disclaimer

Artikel ini merupakan rilis publikasi dan sepenuhnya tanggung jawab penulis. Pandangan dan opini yang disampaikan adalah milik penulis dan tidak mencerminkan sikap resmi redaksi Sinergy News. Untuk informasi lebih lanjut, silakan baca Syarat & Ketentuan kami.

Komentar (0)

Masuk untuk Berkomentar

Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!