SINERGYNEWS.ID, Jakarta – PT Pelita Air Service menjalin kerja sama dengan dua perusahaan global, MTU Maintenance dan Karbon MRO, untuk mendukung pemeliharaan mesin 16 pesawat Airbus A320. Kolaborasi tersebut mencakup layanan Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO), pengembangan sumber daya manusia, hingga dukungan teknis dan suku cadang.
Kesepakatan itu diresmikan dalam ajang MRO Asia-Pacific 2026 yang berlangsung di Singapura. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya Pelita Air, maskapai anak perusahaan PT Pertamina (Persero), dalam menjaga keandalan armada dan kesiapan operasional pesawat.
Direktur Utama PT Pelita Air Service Faik Fahmi mengatakan, masing-masing perusahaan memiliki kompetensi yang dapat saling melengkapi dalam mendukung kebutuhan pemeliharaan armada.
“Dengan memperluas akses terhadap keahlian, fasilitas, dan dukungan teknis yang mumpuni, kami ingin memastikan armada pesawat Pelita Air selalu dalam kondisi prima demi keselamatan dan kenyamanan pelanggan,” ujar Faik dalam keterangan tertulis, Kamis (29/10/2026).
Menurut Faik, kesiapan armada menjadi salah satu aspek penting dalam memberikan kepastian dan kenyamanan kepada penumpang selama perjalanan.
Kerja Sama Tiga Tahun dengan MTU Maintenance
Dalam kesepakatan tersebut, Pelita Air menjalin kerja sama selama tiga tahun dengan MTU Maintenance, perusahaan asal Jerman. Kolaborasi ini berfokus pada pemeliharaan mesin CFM56-5B yang digunakan untuk menggerakkan 16 pesawat Airbus A320 milik Pelita Air.
President & CEO MTU Maintenance Gert Wagner menyampaikan bahwa pihaknya bangga dapat menghadirkan keahlian global untuk mendukung operasional maskapai tersebut.
Ia menilai pertumbuhan pasar penerbangan di kawasan Asia-Pasifik perlu diimbangi dengan peningkatan perhatian terhadap kebutuhan dan keandalan layanan bagi pelanggan.
“Kami menantikan kerja sama yang erat dengan tim Pelita Air untuk memastikan keandalan armadanya,” ujar Gert.
Karbon MRO Dukung Pengembangan SDM dan Pertukaran Keahlian
Selain MTU Maintenance, Pelita Air juga bekerja sama dengan Karbon MRO. Kolaborasi ini mencakup pengembangan sumber daya manusia, pertukaran keahlian, pemanfaatan fasilitas, serta dukungan suku cadang untuk mesin CFM56.
Co-Founder & Managing Director Karbon MRO Kevin Teoh berharap kemitraan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek teknis dan operasional, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kompetensi tenaga profesional di bidang pemeliharaan mesin pesawat.
“Kami berharap dapat bekerja bersama Pelita Air untuk memajukan pengembangan sumber daya manusia dan pertukaran pengetahuan, sekaligus membantu menyiapkan generasi penerus tenaga profesional yang terampil dalam pemeliharaan mesin pesawat,” kata Kevin.
Melalui kerja sama dengan kedua perusahaan tersebut, Pelita Air memperluas dukungan teknis untuk pemeliharaan mesin armadanya sekaligus membuka ruang pengembangan kompetensi tenaga kerja di bidang perawatan pesawat.
Komentar (0)
Masuk untuk Berkomentar
Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.