Jumat, 30 Oktober 2026

Pertamina Patra Niaga Perkuat Pasokan BBM dan LPG di Tengah Gejolak Geopolitik Global

Foto: Pertamina Patra Niaga
Foto: Pertamina Patra Niaga

Dengarkan artikel ini:
0:00 / 0:00

SINERGYNEWS.ID, Jakarta — PT Pertamina Patra Niaga memperkuat strategi menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Langkah ini dilakukan melalui diversifikasi sumber pasokan minyak mentah dan bahan bakar minyak (BBM), penguatan distribusi LPG, serta peningkatan kesiapan operasional di seluruh Indonesia.

Upaya tersebut ditujukan untuk menjaga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi sekaligus memastikan kelancaran distribusi di tengah ketidakpastian pasar energi dunia.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menegaskan bahwa keandalan pasokan dan keberlangsungan layanan energi menjadi prioritas perusahaan.

“Kami terus melakukan berbagai langkah penguatan, baik dari sisi pasokan maupun operasional, untuk mengantisipasi berbagai tantangan dan menjaga keberlangsungan layanan energi kepada masyarakat. Setiap langkah mitigasi dilakukan secara terukur dengan mengedepankan keselamatan, tata kelola yang baik, dan keandalan operasional,” ujar Mars Ega di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Diversifikasi Pasokan dan Kerja Sama Strategis

Untuk mengantisipasi risiko gangguan pasokan, Pertamina Patra Niaga melakukan diversifikasi sumber pengadaan minyak mentah dan produk BBM. Perusahaan juga memperkuat kerja sama strategis dengan mitra dari berbagai negara guna menjaga kesinambungan pasokan sekaligus meningkatkan fleksibilitas dalam menghadapi perubahan pasar energi global.

Strategi tersebut didukung jaringan infrastruktur distribusi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Pertamina Patra Niaga mengoperasikan 125 Fuel Terminal (FT) dan Integrated Terminal (IT), 72 Aviation Fuel Terminal (AFT), 40 Terminal LPG (TLPG), delapan fasilitas Floating Storage Fuel, serta tiga Floating Storage LPG.

Infrastruktur ini menopang penyaluran energi hingga ke berbagai wilayah, termasuk daerah dengan kondisi geografis menantang dan akses transportasi terbatas.

Perkuat Kesiapan Operasional dan Distribusi

Selain menjaga pasokan dan infrastruktur, Pertamina Patra Niaga meningkatkan kesiapan operasional serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan. Optimalisasi pelayanan di lapangan dilakukan untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar, andal, dan tepat sasaran.

Mars Ega menegaskan, tanggung jawab perusahaan tidak hanya memastikan energi tersedia, tetapi juga mendukung akses masyarakat terhadap energi dengan harga terjangkau sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, penyediaan energi harus berpegang pada lima prinsip utama, yakni Availability (ketersediaan), Accessibility (aksesibilitas), Acceptability (penerimaan), Affordability (keterjangkauan harga), dan Sustainability (keberlanjutan).

“Bagi kami, Availability, Accessibility, Acceptability, Affordability, dan Sustainability merupakan prinsip utama dalam penyediaan layanan energi,” katanya.

Ia menambahkan, perusahaan akan terus menjalankan langkah antisipatif melalui penguatan pasokan, peningkatan kesiapan operasional, dan optimalisasi pelayanan di lapangan.

“Kami akan terus melakukan langkah-langkah antisipatif agar layanan energi kepada masyarakat tetap terjaga dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik,” ujar Mars Ega.

Melalui strategi tersebut, Pertamina Patra Niaga berupaya menjaga keandalan rantai pasok energi nasional serta memastikan kebutuhan BBM dan LPG masyarakat tetap terpenuhi di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Disclaimer — Konten Kontributor

Artikel ini ditulis oleh kontributor Jeski dan sepenuhnya merupakan tanggung jawab penulis. Pandangan dan opini yang disampaikan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan sikap resmi redaksi Sinergy News. Untuk informasi lebih lanjut, silakan baca Syarat & Ketentuan kami.

Komentar (0)

Masuk untuk Berkomentar

Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!