Minggu, 08 November 2026

Bank Syariah Nasional Bidik 27 Kampus PTNBH, Perluas Ekosistem Keuangan Digital

Foto:PT Bank Syariah Nasional
Foto:PT Bank Syariah Nasional

Dengarkan artikel ini:
0:00 / 0:00

SINERGYNEWS.ID, Bogor – PT Bank Syariah Nasional (BSN) memperluas ekspansi bisnis digital dengan menyasar ekosistem Badan Usaha Milik Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (BUM PTNBH). Strategi ini diarahkan untuk meningkatkan inklusi keuangan syariah di kalangan mahasiswa sekaligus memperluas penggunaan aplikasi Bale Syariah di lingkungan perguruan tinggi.

Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor, mengatakan kolaborasi dengan entitas bisnis milik 27 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) di Indonesia menjadi peluang strategis untuk mengembangkan pasar mahasiswa.

Melalui kerja sama tersebut, BSN berupaya menghadirkan layanan keuangan digital yang terintegrasi dengan berbagai aktivitas kampus, mulai dari pembayaran pendidikan, kebutuhan transaksi harian, kegiatan kemahasiswaan, hingga aktivitas keagamaan.

“Ekosistem digital kampus ini dirancang agar Bale Syariah by BSN dapat menjadi bagian dari berbagai aktivitas mahasiswa. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan transaksi keuangan, layanan ini juga diarahkan untuk mendukung kegiatan kemahasiswaan hingga memfasilitasi aktivitas ibadah,” ujar Alex dalam Workshop & Business Matching di Bogor, Jawa Barat, Jumat (6/11/2026).

Untuk merealisasikan strategi tersebut, BSN mengembangkan empat pilar integrasi digital di lingkungan perguruan tinggi.

Pilar pertama berfokus pada kemudahan transaksi digital melalui fasilitas pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) menggunakan Virtual Account (VA). Selain itu, BSN menyiapkan program cashback melalui aplikasi Bale Syariah untuk transaksi di berbagai fasilitas kantin kampus.

Pilar kedua menyasar kegiatan kemahasiswaan melalui dukungan pendanaan acara atau sponsorship. Program ini sekaligus menjadi sarana memperluas akuisisi nasabah dengan mendorong mahasiswa baru mengunduh dan menggunakan aplikasi Bale Syariah.

Selanjutnya, pilar ketiga diarahkan pada penerapan kampus nontunai atau cashless campus. BSN mendorong perluasan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada tenant dan unit usaha yang berada di bawah naungan BUM PTNBH.

Melalui skema direct merchant, pengelola usaha di lingkungan kampus dapat memanfaatkan layanan transaksi digital dengan proses penyelesaian pembayaran (settlement) yang lebih cepat dan akurat.

Sementara itu, pilar keempat berfokus pada penguatan ekosistem spiritual melalui kolaborasi dengan masjid kampus. BSN menyediakan layanan QRIS terintegrasi untuk memfasilitasi pembayaran zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) secara nontunai.

Pengguna Bale Syariah Tumbuh 191,8 Persen

Ekspansi ke lingkungan perguruan tinggi tersebut didukung oleh pertumbuhan layanan digital BSN. Hingga September 2026, aplikasi Bale Syariah telah mencatatkan 258,8 ribu pengguna aktif atau meningkat 191,8 persen secara tahun berjalan (year-to-date/YTD).

Dari sisi aktivitas transaksi, aplikasi tersebut membukukan 3,84 juta transaksi dengan total volume mencapai Rp7,47 triliun.

Pertumbuhan juga terlihat pada layanan QRIS BSN. Hingga periode yang sama, jumlah merchant QRIS mencapai 6.645 merchant atau tumbuh 68,9 persen secara YTD.

Adapun volume transaksi QRIS tercatat sebesar Rp178,79 miliar dengan frekuensi mencapai 2,43 juta transaksi.

Melalui integrasi layanan keuangan di lingkungan perguruan tinggi, BSN berupaya memperluas basis nasabah dari kalangan generasi muda sekaligus meningkatkan penetrasi keuangan syariah.

Strategi tersebut juga mencerminkan semakin luasnya pemanfaatan layanan perbankan digital dalam ekosistem pendidikan, tidak hanya untuk transaksi pembayaran, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, sosial, dan keagamaan di lingkungan kampus.

Disclaimer

Artikel ini merupakan rilis publikasi dan sepenuhnya tanggung jawab penulis. Pandangan dan opini yang disampaikan adalah milik penulis dan tidak mencerminkan sikap resmi redaksi Sinergy News. Untuk informasi lebih lanjut, silakan baca Syarat & Ketentuan kami.

Komentar (0)

Masuk untuk Berkomentar

Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!