Sabtu, 31 Oktober 2026

Pertamina Kerahkan 72 Mobil Tangki untuk Perkuat Distribusi BBM di Tiga Provinsi

Foto: Pertamina Patra Niaga
Foto: Pertamina Patra Niaga

Dengarkan artikel ini:
0:00 / 0:00

SINERGYNEWS.ID, Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga memperketat pengawasan dan memperkuat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah yang mengalami gangguan distribusi. Sebanyak 72 mobil tangki dengan kapasitas gabungan 1.704 kiloliter (KL) dikerahkan untuk mempercepat pemulihan pasokan di Jawa Timur, Sulawesi Utara, dan Lampung.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penguatan distribusi dilakukan melalui pemantauan stok, optimalisasi armada, percepatan pengiriman, serta pengaturan antrean di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

“Pertamina Patra Niaga terus mengintensifkan penyaluran BBM melalui penguatan pasokan, optimalisasi armada, dan pengaturan distribusi sesuai kebutuhan di lapangan. Koordinasi antara terminal BBM, mobil tangki, dan SPBU juga terus diperkuat agar pasokan dapat segera diterima dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” kata Kitty di Jakarta, dikutip Kamis (29/10/2026).

Pengawasan dilakukan secara berkala dengan memastikan koordinasi antara terminal BBM, armada mobil tangki, dan SPBU berjalan optimal. Pertamina juga memprioritaskan pengiriman ke SPBU yang membutuhkan percepatan pasokan untuk mengurangi potensi antrean kendaraan.

Antrean di Sejumlah Wilayah Mulai Terkendali

Berdasarkan pemantauan operasional pada Selasa (27/10/2026), antrean BBM di Bali, Jawa Timur, dan Sulawesi Utara telah kembali terkendali. Sementara itu, antrean kendaraan di Lampung dan Gorontalo masih terlihat, meskipun menunjukkan tren penurunan seiring penguatan distribusi.

Pertamina memperluas pemantauan hingga proses penerimaan dan pembongkaran BBM di SPBU. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan yang dikirim dari terminal benar-benar sampai ke lokasi penyaluran. Jadwal pengiriman mobil tangki juga disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing wilayah.

Kitty menjelaskan, setiap daerah menghadapi tantangan distribusi yang berbeda, mulai dari peningkatan permintaan, jarak tempuh dan medan yang sulit, hingga kendala akses kapal menuju terminal tertentu.

“Karena itu, langkah penanganan disesuaikan dengan kondisi lapangan, antara lain melalui pengalihan pasokan, percepatan pengiriman, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait,” ujarnya.

Penguatan pengawasan turut melibatkan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mendukung kelancaran distribusi, membantu pengaturan antrean, serta memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan.

Jawa Timur dan Sulawesi Utara Diperkuat Armada

Dari total 72 mobil tangki yang dikerahkan, sebanyak 41 unit dengan kapasitas 1.184 KL ditempatkan di Jawa Timur. Sebanyak 11 unit berkapasitas 200 KL dialokasikan untuk Sulawesi Utara, sedangkan 20 unit dengan kapasitas 320 KL disiapkan untuk Lampung.

Di Jawa Timur, Pertamina turut mengoperasikan sejumlah terminal selama 24 jam dan mengoptimalkan pelayanan di 17 SPBU yang beroperasi sepanjang hari.

Sementara di Sulawesi Utara, penguatan distribusi dilakukan dengan memperpanjang operasional Integrated Terminal Bitung menjadi 24 jam. Penambahan 11 mobil tangki di wilayah ini diharapkan mendukung percepatan pengiriman BBM ke SPBU yang membutuhkan pasokan.

Adapun di Lampung, Pertamina memperkuat distribusi melalui pengalihan pasokan sebesar 120 KL dari Integrated Terminal Palembang. Perusahaan juga menyiapkan pengiriman dari terminal penyangga apabila diperlukan untuk memenuhi kebutuhan BBM di wilayah tersebut.

Pemantauan Distribusi Terus Dilakukan

Pertamina Patra Niaga memastikan pemantauan kondisi SPBU dan penyesuaian langkah operasional akan terus dilakukan mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat.

Perusahaan mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan menghindari pembelian berlebihan. Imbauan tersebut disampaikan untuk membantu menjaga kelancaran pelayanan serta memastikan distribusi BBM dapat menjangkau masyarakat secara merata.

Disclaimer — Konten Kontributor

Artikel ini ditulis oleh kontributor Jeski dan sepenuhnya merupakan tanggung jawab penulis. Pandangan dan opini yang disampaikan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan sikap resmi redaksi Sinergy News. Untuk informasi lebih lanjut, silakan baca Syarat & Ketentuan kami.

Komentar (0)

Masuk untuk Berkomentar

Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!