SINERGYNEWS.ID, Makassar – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, menghibahkan lahan seluas 1.200 meter persegi kepada PT PLN (Persero) untuk mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal di Desa Kokoe, Kecamatan Talaga Raya.
Hibah lahan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan sekaligus memperluas akses energi bersih bagi masyarakat di wilayah kepulauan, khususnya dalam sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Buton Tengah dan PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) di Kantor PLN UID Sulselrabar, Makassar, pada 5 November 2026.
Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si., hadir langsung dalam penandatanganan tersebut. Ia didampingi Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Buton Tengah, Hasaruddin, S.Pd., serta Kepala Bidang Pengelola Aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Buton Tengah, Habirun, S.H.
Melalui perjanjian tersebut, PLN akan memanfaatkan tanah milik pemerintah daerah untuk pembangunan dan pengoperasian PLTS Komunal. PLN juga bertanggung jawab menyediakan fasilitas pendukung serta melaksanakan pemeliharaan infrastruktur pembangkit.
PLN Perkuat Pemerataan Akses Listrik di Wilayah Kepulauan
General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah melalui hibah lahan tersebut.
Menurut Didik, kolaborasi antara PLN dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mempercepat pengembangan infrastruktur kelistrikan, terutama untuk menjangkau masyarakat yang berada di wilayah kepulauan.
“Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah melalui hibah lahan ini. Kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung rencana pembangunan PLTS Komunal, sekaligus memperluas pemanfaatan energi bersih untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di wilayah kepulauan,” ujar Didik.
Ia berharap dukungan pemerintah daerah dapat memperlancar rencana pembangunan PLTS Komunal sekaligus mendorong peningkatan pemanfaatan energi terbarukan di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.
Pembangunan PLTS Komunal di Desa Kokoe diharapkan menjadi salah satu langkah dalam memperkuat pemerataan infrastruktur energi, khususnya bagi masyarakat di kawasan kepulauan yang membutuhkan dukungan sistem kelistrikan sesuai kondisi geografis wilayahnya.
Kolaborasi ini juga mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan PLN dalam menghadirkan infrastruktur energi yang berkelanjutan, sekaligus mendukung transisi menuju pemanfaatan energi yang lebih bersih di Indonesia.
Komentar (0)
Masuk untuk Berkomentar
Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.