SINERGYNEWS.ID, Manado – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) memperkuat komitmen terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui kegiatan Safety Alignment With Leader yang digelar secara serentak di seluruh unit pelaksana, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid, baik luring maupun daring, tersebut bertujuan memastikan budaya keselamatan kerja dan penerapan standar K3 berjalan konsisten hingga ke lini operasional terdepan.
Agenda ini dipimpin langsung oleh General Manager PLN UID Suluttenggo, Wahyu Prasetyo, bersama jajaran manajemen, pegawai, serta mitra kerja PLN.
Rangkaian kegiatan meliputi apel gelar pasukan dan peralatan kerja, pemeriksaan kelayakan Alat Pelindung Diri (APD), serta peer-to-peer check untuk memastikan seluruh personel dan perlengkapan operasional memenuhi standar keselamatan.
Dalam arahannya, Wahyu Prasetyo menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan prioritas utama yang tidak dapat dikompromikan dalam setiap proses bisnis maupun pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.
"Keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap pekerjaan. Saya menegaskan kepada seluruh insan PLN UID Suluttenggo untuk disiplin menjalankan prosedur, mengendalikan risiko, dan berani menghentikan pekerjaan yang tidak aman. Tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia. Listrik harus tetap andal, dan setiap pekerja harus pulang dengan selamat," tegas Wahyu.
Ia menambahkan, kepemimpinan dalam penerapan K3 membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pimpinan di setiap tingkatan. Para pemimpin diharapkan turun langsung melakukan pengawasan, memastikan kesiapan peralatan, serta membangun budaya saling peduli dan melindungi antarrekan kerja.
PLN UID Suluttenggo juga memperkuat penerapan empat pilar utama budaya K3. Pilar pertama adalah kepemimpinan dan komitmen nyata, dengan memastikan standar keselamatan menjadi bagian dari kebiasaan kerja sehari-hari melalui pengawasan langsung para pimpinan.
Pilar kedua berfokus pada pencegahan risiko melalui identifikasi potensi bahaya sebelum pekerjaan dimulai. Pilar ketiga menitikberatkan pada kelayakan peralatan, termasuk memastikan seluruh perlengkapan kerja dan APD berada dalam kondisi baik serta memenuhi standar keamanan.
Sementara itu, pilar keempat mengedepankan kepedulian bersama melalui kebiasaan saling mengingatkan dan melindungi antarpetugas di lapangan.
Pemeriksaan personel dan peralatan menggunakan metode peer-to-peer check menjadi salah satu langkah penting untuk mendeteksi sekaligus memitigasi potensi bahaya sejak dini.
Penerapan tersebut juga ditujukan bagi seluruh petugas pelayanan teknik di Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) hingga Unit Layanan Pelanggan (ULP), agar senantiasa menjalankan prosedur operasional standar atau Standard Operating Procedure (SOP) secara disiplin.
Melalui kegiatan ini, PLN UID Suluttenggo menargetkan penguatan budaya keselamatan kerja di seluruh lini operasional sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan pelayanan kelistrikan.
Konsistensi penerapan K3 diharapkan mampu mendukung pencapaian Operational Excellence dengan mengedepankan prinsip zero accident, sehingga pelayanan listrik kepada masyarakat dapat berjalan andal tanpa mengabaikan keselamatan setiap pekerja.
Komentar (0)
Masuk untuk Berkomentar
Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.