SINERGYNEWS.ID, Jakarta — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyediakan 124 unit fasilitas air minum gratis di 58 stasiun. Fasilitas ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan pelanggan sekaligus mendorong kebiasaan bepergian yang lebih ramah lingkungan melalui penggunaan botol minum berulang kali.
Sepanjang Januari–September 2026, KAI mencatat sebanyak 43.959.327 pelanggan menggunakan layanan kereta api jarak jauh dan lokal yang dikelolanya. Angka tersebut meningkat 8,33% dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang mencapai 40.578.525 pelanggan.
Seiring meningkatnya aktivitas perjalanan, fasilitas pengisian ulang air minum disediakan agar pelanggan dapat mengisi tumbler sebelum berangkat atau saat berada di stasiun.
Tersebar di Sejumlah Stasiun

Berdasarkan data fasilitas terbaru, pemasangan fasilitas air minum gratis telah selesai di 58 stasiun, dengan total 124 unit yang tersebar di 70 area.
Fasilitas tersebut tersedia di sejumlah stasiun di berbagai wilayah, antara lain Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Gubeng, Malang, dan Tanjungkarang.
Pelanggan dapat memanfaatkan fasilitas sesuai lokasi serta petunjuk penggunaan yang tersedia. Jika belum mengetahui titik pengisian air minum, pelanggan dapat menanyakan lokasinya kepada petugas stasiun.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, fasilitas pendukung di stasiun disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pelanggan selama menunggu maupun sebelum melanjutkan perjalanan.
“Setiap pelanggan memiliki kebiasaan berbeda saat bepergian. Kami berharap fasilitas air minum gratis ini bisa menjadi pilihan bagi pelanggan yang membawa tumbler, sehingga mereka dapat mengisi ulang air minum ketika fasilitas tersedia,” ujar Anne.
Dorong Penggunaan Tumbler

Penyediaan fasilitas air minum gratis juga menjadi bagian dari upaya mendorong penggunaan botol minum yang dapat dipakai berulang kali. Kebiasaan membawa dan mengisi ulang tumbler berpotensi mengurangi kebutuhan botol plastik sekali pakai.
Namun, dampaknya terhadap pengurangan sampah bergantung pada kebiasaan pelanggan, termasuk seberapa sering fasilitas tersebut digunakan sebagai pengganti pembelian minuman dalam kemasan.
Dalam konteks keberlanjutan lingkungan, penyediaan fasilitas air minum dapat berjalan beriringan dengan perubahan perilaku masyarakat. Penggunaan tumbler secara berulang dapat membantu menekan penggunaan kemasan sekali pakai, sementara pengelolaan sampah tetap membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
“Kami mengajak pelanggan memanfaatkan fasilitas yang tersedia dan membawa tumbler jika memungkinkan. Kebiasaan sederhana yang dilakukan berulang kali dapat menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan selama bepergian,” kata Anne.
KAI menyatakan akan terus memperhatikan kebutuhan pelanggan selama berada di stasiun, termasuk melalui penyediaan fasilitas yang mendukung kenyamanan perjalanan dan kebiasaan yang lebih ramah lingkungan.
Komentar (0)
Masuk untuk Berkomentar
Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.