SINERGYNEWS.ID, Jakarta — PT Pertamina Lubricants mengandalkan Production Unit Jakarta (PUJ) di Plumpang, Jakarta Utara, sebagai salah satu fasilitas utama untuk memenuhi kebutuhan pelumas kendaraan dan industri, baik di pasar domestik maupun internasional. Berdiri sejak 1957, fasilitas seluas lebih dari 12 hektare ini diklaim sebagai pabrik pelumas terintegrasi terbesar di Asia Tenggara.
PUJ memiliki empat fasilitas produksi utama dengan kapasitas berbeda, mulai dari pelumas kendaraan dan industri hingga gemuk pelumas serta bahan untuk formulasi khusus. Operasionalnya didukung teknologi pencampuran otomatis, laboratorium pengujian, serta fasilitas riset dan pengembangan melalui Lubricants Technology Center (LTC).
Manager Production Unit Jakarta Pertamina Lubricants, Dody Arief Aditya, menjelaskan bahwa perusahaan memiliki tiga lokasi unit produksi utama di Indonesia, yakni Jakarta, Cilacap, dan Gresik.
“Di Jakarta punya empat plant, antara lain LOB Plant yang punya kapasitas 270 juta liter per tahun untuk berbagai jenis pelumas. Lalu ada Grease Plant dengan kapasitas 8.000 metrik ton gemuk pelumas per tahun untuk kebutuhan otomotif dan industri, VM & Specialities Plant yang memproduksi 14 juta liter per tahun untuk menghasilkan bahan aditif formulasi pelumas, dan terakhir ada Mini LOBP dengan kapasitas 3.000 kL per tahunnya,” jelas Dody.

Empat Fasilitas Produksi dalam Satu Kawasan
Empat fasilitas di PUJ memiliki fungsi dan kapasitas produksi yang berbeda. Lube Oil Blending Plant (LOB Plant) memiliki kapasitas 270 juta liter pelumas per tahun. Sementara itu, Grease Plant mampu memproduksi 8.000 metrik ton gemuk pelumas setiap tahun.
Adapun VM & Specialities Plant memiliki kapasitas 14 juta liter per tahun untuk menghasilkan bahan yang digunakan dalam formulasi pelumas. Fasilitas lainnya, Mini LOBP, memiliki kapasitas produksi sebesar 3.000 kiloliter per tahun.
Menurut paparan perusahaan yang dikutip OTO, kapasitas produksi PUJ secara keseluruhan setara dengan kebutuhan pelumas lebih dari 67,5 juta mobil. Skala tersebut menjadikan fasilitas ini bagian penting dalam mendukung rantai pasok pelumas Pertamina.
Ekspansi Pasar Internasional ke 17 Negara
Selain melayani pasar domestik, Pertamina Lubricants memasarkan produknya ke 17 negara. Jangkauan ekspor tersebut mencakup sejumlah pasar di Asia, Afrika, dan kawasan lainnya.
Di Asia, produk pelumas Pertamina telah dipasarkan ke Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Vietnam. Pasar lainnya meliputi Australia, Bangladesh, Myanmar, Kamboja, Timor-Leste, Yaman, Tanzania, Afrika Selatan, dan Nigeria.
Pertamina Lubricants juga memiliki unit produksi di Thailand dengan fasilitas LOB Plant berkapasitas sekitar 60 juta liter per tahun. Keberadaan fasilitas tersebut mendukung kegiatan produksi perusahaan di luar Indonesia sekaligus memperluas jangkauan bisnisnya di kawasan regional.

Teknologi Pencampuran untuk Menjaga Presisi Produk
Kualitas pelumas ditentukan oleh mutu bahan baku, seperti base oil dan aditif, serta ketepatan formulasi dan proses pencampuran. Untuk mendukung proses tersebut, PUJ menerapkan beberapa teknologi blending dengan karakteristik dan fungsi berbeda.
Salah satunya adalah In-Line Blending (ILB), yaitu sistem pencampuran secara kontinu di dalam aliran pipa. Teknologi ini memungkinkan proses produksi berlangsung dalam skala besar dengan fleksibilitas untuk menghasilkan pelumas sesuai beragam spesifikasi teknis.
PUJ juga mengoperasikan Simultaneous Metered Blending (SMB), yang digunakan untuk memproduksi pelumas dengan kandungan logam rendah atau low metal content. Proses penakaran dan pencampuran dikendalikan secara otomatis untuk menjaga ketepatan formulasi.
Untuk produk khusus dengan kebutuhan produksi yang lebih terukur, tersedia Automatic Batch Blender. Mesin ini mampu mencampur hingga 30 ton bahan dalam satu batch produksi.
Selain proses pencampuran, fasilitas tersebut menggunakan Pigging System dan Automatic Piggable Manifold untuk mendukung pemindahan produk dari tangki penyimpanan menuju mesin pengisian. Sistem ini membantu mengurangi sisa cairan dalam jalur pipa dan mencegah kontaminasi silang ant arproduk dengan spesifikasi berbeda.

Didukung Sertifikasi dan Laboratorium Terakreditasi
Dalam menjaga konsistensi mutu dan pengelolaan operasional, PUJ memiliki sejumlah sertifikasi internasional. Di antaranya ISO 9001:2015 untuk sistem manajemen mutu dan ISO 14001:2015 untuk sistem manajemen lingkungan.
Laboratorium pengujian di fasilitas tersebut juga terakreditasi ISO/IEC 17025:2017. Akreditasi ini berkaitan dengan kompetensi teknis laboratorium dalam melakukan pengujian dan kalibrasi.
Dukungan teknologi produksi, sistem pengendalian mutu, serta jaringan pemasaran internasional menjadi bagian dari operasional Pertamina Lubricants dalam memenuhi kebutuhan pelumas domestik dan ekspor.
Dengan kapasitas LOB Plant mencapai 270 juta liter per tahun, Production Unit Jakarta memegang peran penting dalam mendukung produksi pelumas perusahaan untuk berbagai kebutuhan kendaraan dan industri.
Komentar (0)
Masuk untuk Berkomentar
Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.