Jumat, 30 Oktober 2026

MIND ID Raih Mandaya Award 2026 atas Program Pemberdayaan Masyarakat

Foto.Dok. MIND ID
Foto.Dok. MIND ID

Dengarkan artikel ini:
0:00 / 0:00

SINERGYNEWS.ID, Jakarta — Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, meraih Mandaya Award 2026 kategori Badan Usaha/Perusahaan dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Penghargaan ini diberikan atas berbagai program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pembangunan fasilitas sosial yang dijalankan Grup MIND ID, terutama di sekitar wilayah operasional pertambangan.

Wakil Direktur Utama MIND ID, Dany Amrul Ichdan, mengatakan pengelolaan sumber daya mineral nasional harus memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Menurutnya, pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dari upaya mendorong kemandirian ekonomi daerah.

“Karena itu, kami bersama seluruh anggota grup terus mendorong pemberdayaan masyarakat dengan harapan masyarakat daerah mampu menggerakkan ekonomi secara mandiri, menciptakan peluang, dan meningkatkan nilai manfaat bagi daerahnya,” ujar Dany dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2026).

Sepanjang 2025, Grup MIND ID menjalankan sejumlah program yang mencakup penguatan usaha mikro dan kecil (UMK), peningkatan akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Bina 1.027 UMK dan Perluas Akses Pasar

Di bidang ekonomi, sebanyak 1.027 UMK mendapatkan pembinaan melalui program peningkatan kapasitas bisnis sepanjang 2025. Selain itu, 473 UMK memperoleh dukungan perluasan akses pemasaran, sedangkan 222 unit usaha mendapatkan bantuan sarana dan prasarana untuk meningkatkan produktivitas.

Melalui berbagai program tersebut, sebanyak 80 mitra binaan berhasil meningkatkan kelas usahanya.

Program ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis, meningkatkan produktivitas, dan memperluas pasar. Dengan demikian, masyarakat di sekitar wilayah pertambangan diharapkan memiliki sumber pendapatan yang lebih beragam dan tidak hanya bergantung pada aktivitas perusahaan tambang.

Ribuan Penerima Manfaat Program Pendidikan

MIND ID juga menjalankan program pengembangan sumber daya manusia melalui dukungan pendidikan. Sepanjang 2025, sebanyak 5.322 orang menerima manfaat program beasiswa dari Grup MIND ID.

Pada periode yang sama, sebanyak 13.388 siswa memperoleh pendampingan belajar dan 408 guru mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Grup MIND ID turut memberikan pelatihan keterampilan kepada 1.944 orang serta mendukung pengembangan 389 unit sarana pendidikan.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan dan meningkatkan keterampilan masyarakat di daerah. Penguatan kualitas sumber daya manusia dinilai penting agar masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan potensi ekonomi wilayahnya.

Perkuat Akses Kesehatan dan Fasilitas Sosial

Pemberdayaan masyarakat juga mencakup kebutuhan dasar dan peningkatan kualitas hidup. Sepanjang 2025, Grup MIND ID mendukung peningkatan 683 unit sarana dan prasarana sosial serta keagamaan.

Perusahaan menyediakan akses air bersih di 78 titik dan menyalurkan bantuan tanggap darurat bencana di 65 titik. Untuk membantu pemenuhan kebutuhan pokok, sebanyak 63.568 paket sembako turut disalurkan.

Di bidang kesehatan, sebanyak 24.141 orang menerima manfaat layanan kesehatan, disertai peningkatan 54 unit fasilitas kesehatan. Sementara itu, bantuan perbaikan diberikan kepada 49 rumah tidak layak huni.

Rangkaian program tersebut mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari akses pelayanan dasar hingga dukungan terhadap lingkungan sosial yang lebih baik.

Program Disesuaikan dengan Kebutuhan Daerah

Dany menjelaskan, program pemberdayaan yang dijalankan seluruh anggota Grup MIND ID mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, potensi ekonomi wilayah, dan kearifan lokal.

Pendekatan tersebut memungkinkan program disesuaikan dengan kondisi sosial, budaya, serta peluang ekonomi masing-masing daerah. Dengan demikian, pemberdayaan diharapkan menghasilkan manfaat jangka panjang dan memperkuat keterkaitan antara kegiatan pertambangan dengan pembangunan masyarakat.

Komitmen tersebut juga merujuk pada Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945, yang menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Selain itu, program pemberdayaan Grup MIND ID disebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

“Bagi MIND ID, pengelolaan dan pengolahan mineral bukan sekadar menciptakan nilai ekonomi, melainkan juga menghadirkan manfaat yang inklusif melalui keterlibatan masyarakat di daerah. Kami ingin kekayaan alam Indonesia turut menjadi penggerak kemajuan ekonomi dan membangun kehidupan yang lebih sejahtera dan berkeadilan di seluruh pelosok negeri,” pungkas Dany.

Perolehan Mandaya Award 2026 menjadi momentum bagi Grup MIND ID untuk melanjutkan program pemberdayaan masyarakat. Di tengah pengembangan hilirisasi mineral dan peningkatan nilai tambah industri pertambangan, manfaat pengelolaan sumber daya alam juga menjadi perhatian, terutama dalam kaitannya dengan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Disclaimer — Konten Kontributor

Artikel ini ditulis oleh kontributor Jeski dan sepenuhnya merupakan tanggung jawab penulis. Pandangan dan opini yang disampaikan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan sikap resmi redaksi Sinergy News. Untuk informasi lebih lanjut, silakan baca Syarat & Ketentuan kami.

Komentar (0)

Masuk untuk Berkomentar

Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!