SINERGYNEWS.ID, Yunnan, Tiongkok – PT Meulaboh Power Generation (MPG) mengirimkan perwakilannya, Denny Fernando Sitorus, untuk mengikuti program China Datang 3rd Overseas Visit 2026 yang berlangsung pada 7–21 Oktober 2026 di Tiongkok. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mempelajari perkembangan teknologi pembangkit listrik, sistem operasional, serta pengelolaan energi terbarukan.
Denny yang bertugas sebagai Operation Department PIC PT MPG mengikuti program bertema “Building Excellence, Sharing Future” bersama perwakilan perusahaan dalam jaringan China Datang Overseas dari sejumlah negara, termasuk Indonesia, Myanmar, Laos, Kamboja, dan Uzbekistan.
Delegasi Indonesia juga melibatkan perwakilan PT Datang DSSP Power Indonesia, PT DSSP Power Sumsel, PT DSSP Power Kendari, serta PT SKS Listrik Kalimantan.
Selama kunjungan, peserta memperoleh kesempatan melihat langsung fasilitas pembangkit dan sistem pengelolaan operasional China Datang Group (CDT), perusahaan milik negara Tiongkok yang bergerak di sektor ketenagalistrikan dan mengembangkan bisnis di berbagai negara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Datang Yunnan Power Company untuk mengikuti pengenalan perusahaan dan pertukaran pengetahuan teknis.

Pelajari Integrasi Pembangkit Energi Terbarukan
Salah satu materi yang menjadi perhatian delegasi adalah pengelolaan pembangkit energi terbarukan secara terintegrasi. Peserta mengunjungi pusat kendali terpusat yang memantau operasional 18 pembangkit listrik tenaga angin dan 10 pembangkit listrik tenaga surya dengan kapasitas gabungan sekitar 8,12 GW.
Melalui satu platform pemantauan dan pengaturan, operasional berbagai fasilitas tersebut dapat diawasi secara terpusat. Sistem ini memberikan gambaran mengenai penerapan teknologi digital dalam mengelola pembangkit energi terbarukan dengan kapasitas besar.
Delegasi juga mengunjungi Jinpingxi Wind Farm dan Laoyingyan PV Power Station. Di fasilitas pembangkit tenaga surya, peserta mempelajari penggunaan pesawat tanpa awak atau drone yang dilengkapi kamera termal untuk mendeteksi titik panas dan potensi kerusakan pada modul surya.
Sementara itu, di pembangkit listrik tenaga angin, peserta mempelajari pemantauan kondisi turbin, pengelolaan sumber daya angin, serta pemeliharaan peralatan guna menjaga keandalan produksi listrik.
Laoyingyan PV Power Station yang berlokasi di Dali, Provinsi Yunnan, memiliki kapasitas 150 MW dan dikembangkan melalui empat tahap pembangunan.
Pelajari Teknologi Penyimpanan Energi dan PLTA
Selain pembangkit tenaga surya dan angin, peserta mengunjungi Xinping Battery Energy Storage Station untuk mempelajari teknologi penyimpanan energi berbasis baterai.
Materi yang dipelajari mencakup Battery Management System (BMS), Power Conversion System (PCS), dan Energy Management System (EMS). Ketiga sistem tersebut berperan dalam mengatur pengisian dan pelepasan energi serta mendukung integrasi pembangkit dengan jaringan listrik.
Kunjungan berikutnya dilakukan ke Guanyinyan Hydropower Station, salah satu fasilitas pembangkit listrik tenaga air dalam jaringan China Datang Group yang berada di sepanjang Sungai Jinsha, Provinsi Yunnan.
Pembangkit tersebut memiliki kapasitas terpasang 3.000 MW yang berasal dari lima unit pembangkit, masing-masing berkapasitas 600 MW. Di lokasi ini, delegasi mempelajari sistem pemantauan terpusat, fasilitas pendukung operasional, serta penggunaan simulator pembangkit dan teknologi Virtual Reality (VR) untuk pelatihan.
Penguatan Kompetensi Teknis dan Keselamatan
Program kunjungan juga mencakup pertukaran keterampilan teknis dan praktik keselamatan kerja. Peserta mengikuti pelatihan bantuan hidup dasar atau Cardiopulmonary Resuscitation (CPR), penggunaan Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA), serta praktik perakitan dan pembongkaran katup (gate valve).
Materi tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk mempelajari prosedur teknis sekaligus aspek keselamatan yang menjadi bagian penting dalam operasional fasilitas ketenagalistrikan.
Keikutsertaan PT MPG dalam program ini menjadi bagian dari pertukaran pengalaman antarperusahaan dalam jaringan China Datang. Paparan terhadap berbagai teknologi pembangkit, sistem penyimpanan energi, dan metode pengelolaan operasional diharapkan dapat memperluas wawasan teknis perwakilan perusahaan.
Melalui kegiatan tersebut, pengalaman yang diperoleh dapat menjadi referensi dalam memahami perkembangan teknologi ketenagalistrikan dan penerapan praktik operasional di sektor pembangkitan.
Komentar (0)
Masuk untuk Berkomentar
Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.