SEMARANG – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Semarang sukses menyelenggarakan Musyawarah Pimpinan Cabang (Muspimcab) XLII di Gedung PCNU Kota Semarang, Jumat (23/10/2026).
Mengusung tema "Laku, Karsa, Nagari", forum tertinggi kedua di tingkat cabang tersebut berlangsung khidmat selama satu hari penuh. Agenda ini diikuti oleh 10 komisariat sebagai peserta penuh, 5 komisariat peninjau, serta jajaran pengurus rayon se-Kota Semarang.
Sesi pembukaan dihadiri sekitar 100 peserta beserta jajaran tamu undangan penting. Di antaranya perwakilan Kesbangpol Kota Semarang, Direktur BUMD Jateng H. KRAT Sri Kuntoro Budiyanto, Ketua IKA PMII Kota Semarang Muh. Ngainirichadl, Ketua Mabincab PC PMII Kota Semarang Muhammad Zuyyinal Laili, serta Sekretaris Komisi E DPRD Jawa Tengah Zainuddin Zain.
Transformasi Digital dan Tantangan Kaderisasi
Salah satu momentum krusial dalam pembukaan acara ini adalah peluncuran (launching) platform digital resmi organisasi, yakni pmiisemarang.com. Website ini diproyeksikan menjadi episentrum informasi dan media resmi PC PMII Kota Semarang guna memperkuat transformasi digital di era modern.
Ketua PC PMII Kota Semarang, Muhammad Afiq Nur Cahaya, S.E., menegaskan pentingnya forum Muspimcab ini sebagai ruang konsolidasi arah gerak organisasi dalam menjawab tantangan zaman.
"Muspimcab ini adalah forum tertinggi kedua di tingkat cabang yang harapannya dimanfaatkan bersama sebagai ruang diskusi, konsolidasi, dan penentuan arah gerak organisasi. Hari ini kita menghadapi berbagai tantangan, salah satunya degradasi kaderisasi, dan itu patut kita cari solusinya bersama," ujar Afiq.
Afiq juga menyampaikan optimismenya atas peluncuran website resmi organisasi. Ia berharap platform tersebut dapat memfasilitasi publikasi karya tulis, karya seni, basis data kader dan alumni, serta menunjang kebutuhan kaderisasi secara masif.
Dorongan Gerak Kritis dan Penguatan Posisi Strategis
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Ketua IKA PMII Kota Semarang, Muh. Ngainirichadl. Ia berpesan agar dinamika musyawarah mampu melahirkan gagasan konkret yang berdampak luas bagi anggota maupun masyarakat umum.
"Kalian semua membahas lebih jauh bagaimana arah gerak organisasi ini berjalan. Pastikan arah gerak tersebut menjadi arah gerak yang kritis, strategis, serta berdampak positif bagi kaderisasi dan masyarakat," tutur Ngainirichadl.
Sementara itu, Sekretaris Komisi E DPRD Jateng, Zainuddin Zain, memberikan motivasi berdasarkan rekam jejaknya berproses di PMII hingga berhasil menduduki kursi legislatif.
"Jangan pernah membatasi diri untuk berkembang menjadi kader terbaik. PMII adalah jalan panjang yang harus selalu kalian rawat. Tentukan langkah kalian dan terus upgrade diri untuk mengisi pos-pos strategis di masa depan," tegas Zainuddin.
Usai prosesi pembukaan, Muspimcab XLII dilanjutkan dengan rangkaian sidang pleno dan evaluasi mendalam. Seluruh delegasi memfokuskan pembahasan pada perumusan rekomendasi strategis, baik untuk kebijakan internal cabang maupun sebagai materi usulan yang akan dibawa pada Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) mendatang.
Komentar (0)
Masuk untuk Berkomentar
Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.