Minggu, 28 Juni 2026 Indonesia

Setahun Akuisisi Saham CREC Filipina, Nilai Investasi Pertamina NRE Tumbuh 50 Persen

J
Josua Sondakh
28 June 2026
4
Setahun Akuisisi Saham CREC Filipina, Nilai Investasi Pertamina NRE Tumbuh 50 Persen

PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) mencatatkan pertumbuhan nilai investasi hampir 50 persen pada Citicore Renewable Energy Corporation (CREC) Filipina, setelah satu tahun melakukan akuisisi 20 persen saham perusahaan tersebut pada Juni 2025.

Hingga kuartal II-2026, kapitalisasi pasar CREC dilaporkan meningkat dari sekitar US$600 juta menjadi mendekati US$900 juta. Seiring dengan peningkatan kinerja operasional dan harga saham CREC, Pertamina NRE juga telah menerima pembagian dividen dengan capaian Return on Investment (ROI) sebesar 43,4 persen.

Corporate Secretary Pertamina NRE, Sri Nur Hidayati, menyampaikan bahwa perolehan dividen dalam kurun waktu satu tahun ini menunjukkan hasil finansial yang nyata dari strategi investasi anorganik perusahaan, di samping prospek pertumbuhan jangka panjang.

"Keberhasilan ini semakin memperkuat komitmen Pertamina NRE dalam mengembangkan portofolio investasi yang sehat, produktif, dan berkelanjutan," kata Sri dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Saat ini, CREC merupakan salah satu pengembang energi surya terbesar di Filipina dengan kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) mencapai lebih dari 1.200 MWdc. Manajemen Pertamina NRE menyatakan akan terus melakukan monitoring terhadap eksekusi strategi CREC untuk memastikan optimalisasi nilai perusahaan.

Sementara itu, Direktur CREC yang mewakili Pertamina NRE, Eri Reksoprodjo, menjelaskan bahwa investasi ini mengedepankan tata kelola yang disiplin dan akuntabel. Menurutnya, bergabungnya Pertamina NRE tidak hanya menjadi investasi finansial, tetapi juga membuka peluang perluasan kerja sama untuk memperkuat portofolio energi bersih di tingkat regional.

Dukungan Danantara Investment Management

Langkah strategis Pertamina NRE di Filipina ini juga mendapat dukungan dari Danantara Investment Management. Chief Investment Officer (CIO) Danantara Investment Management, Pandu Patria Sjahrir, menilai investasi ini memiliki nilai strategis jangka panjang dalam memperkuat kerja sama energi bersih di kawasan ASEAN.

Menurut Pandu, investasi di CREC berpotensi memberikan dampak positif bagi industri domestik melalui beberapa aspek, antara lain:

  • Potensi Cross-Selling: Peluang ekspor produk panel surya (solar PV) yang diproduksi oleh anak perusahaan Pertamina NRE ke Filipina.

  • Transfer Teknologi: Pertukaran keahlian dan teknologi di sektor energi terbarukan.

  • Penyerapan Tenaga Kerja: Peluang penempatan tenaga kerja Indonesia di industri energi terbarukan Filipina yang sedang berkembang.

Melalui kemitraan ini, Pertamina NRE memproyeksikan penguatan kapabilitas bisnis energi bersih guna mendukung percepatan transisi energi dan ketahanan energi nasional di masa mendatang.

Disclaimer — Konten Kontributor

Artikel ini ditulis oleh kontributor Josua Sondakh dan sepenuhnya merupakan tanggung jawab penulis. Pandangan dan opini yang disampaikan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan sikap resmi redaksi Sinergy News. Untuk informasi lebih lanjut, silakan baca Syarat & Ketentuan kami.

Komentar (0)

Masuk untuk Berkomentar

Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!