JAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) secara resmi mengumumkan keberhasilan transisi fase inisiasi menuju tingkat maturitas digital lanjutan (advanced digital maturity). Melalui integrasi ekosistem digital bertajuk G-Bionic yang dibangun sejak 2023, perusahaan mencatatkan efisiensi operasional riil dan nilai tambah finansial sebesar US$312.000 (setara Rp5,15 miliar) pada pertengahan tahun 2026.
Langkah ini mempertegas pergeseran strategi operasional industri panas bumi nasional, dari semula mengandalkan metode konvensional kini berbasis pada optimalisasi data presisi tinggi guna memitigasi risiko tinggi eksplorasi dan menekan besarnya biaya pengembangan proyek.
Optimalisasi Output PLTP Ulubelu Lewat PIMS Historian
Pilar utama dari capaian efisiensi finansial PGE bertumpu pada modernisasi sektor teknis pembangkitan melalui aplikasi PIMS Historian. Sistem ini berfungsi menangkap dan menganalisis data operasional secara real-time.
Peningkatan Kapasitas Aktual: Penerapan PIMS Historian pada operasional Hot Well Pump (HWP) di PLTP Ulubelu sukses mendongkrak output pembangkit secara instan sebesar lebih dari 2 Megawatt (MW).
Dampak Finansial: Tambahan kapasitas listrik hijau dari optimalisasi pompa tersebut menyumbang nilai tambah aktual sebesar US$312.000, sekaligus membuktikan bahwa digitalisasi mampu mengekstraksi potensi tersembunyi dari aset fluida panas bumi yang sudah ada tanpa memerlukan pengeboran sumur baru.
Reformasi Tata Kelola Korporasi: Pemangkasan Birokrasi & AI Internal
Selain optimalisasi di area pembangkitan (fasa produksi), transformasi digital PGE menyasar efisiensi tata kelola manajemen (corporate governance) melalui peluncuran lima aplikasi ekosistem baru:
| Nama Aplikasi | Fungsi Strategis | Dampak & Metrik Kinerja |
| G-COMPASS | Manajemen Pengadaan & Kontrak | Memangkas waktu peninjauan kontrak >60%; Mempercepat persetujuan dokumen >70%. |
| GENIUS | Asisten Berbasis Kecerdasan Buatan (AI) | Integrasi internal dengan Sistem Tata Kerja (STK) dan data produksi dengan arsitektur cybersecurity tertutup guna mencegah kebocoran informasi sensitif. |
| PIMS Historian | Monitoring Pembangkit Real-Time | Optimalisasi HWP PLTP Ulubelu, menambah daya >2 MW. |
| PEDAS & G-ENERGYZER | Pendukung Pengelolaan Operasi Panas Bumi | Validasi data teknis reservoir dan efisiensi konsumsi energi internal. |
Strategi Jangka Panjang: Menuju Target 3 Gigawatt (GW)
Manajemen PGE menegaskan bahwa implementasi teknologi ini bukan merupakan proyek jangka pendek (ad-hoc), melainkan standardisasi metode kerja baru demi menghadapi tantangan transisi energi. Pemanfaatan arsitektur digital yang kuat dirancang sebagai fondasi utama korporasi untuk mengejar target optimalisasi aset panas bumi hingga 3 GW.
Dengan budaya kerja berbasis data (data-driven) yang mulai matang pasca-uji coba selama tiga tahun terakhir, PGE memproyeksikan replikasi sistem G-Bionic pada wilayah kerja panas bumi (WKP) lainnya di Indonesia untuk menjaga keandalan pasokan listrik baseload hijau secara nasional.
Komentar (0)
Masuk untuk Berkomentar
Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.