Selasa, 27 Oktober 2026

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Standar Keselamatan SPBE dan Bengkel LPG

Foto: PPN Regional Sulawesi
Foto: PPN Regional Sulawesi

Dengarkan artikel ini:
0:00 / 0:00

SINERGYNEWS.ID, Makassar — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat penerapan standar keselamatan di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dan Bengkel Pemeliharaan Tabung (BPT) melalui sosialisasi Buku Panduan dan Checklist Audit Pertamina Way pada 21–22 Oktober 2026 di Makassar.

Kegiatan yang digelar secara hybrid ini melibatkan peserta dari wilayah Regional Sulawesi serta Maluku–Papua. Sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman pengelola fasilitas LPG mengenai standar teknis, prosedur operasional, dan ketentuan keselamatan.

Pada hari pertama, pembahasan difokuskan pada standar dan mekanisme audit SPBE. Sementara itu, hari kedua membahas audit Bengkel Pemeliharaan Tabung (BPT). Materi disampaikan oleh tim Gas Channel Improvement, Gas Channel Operation, serta auditor TUV Rheinland.

Pembaruan panduan dan mekanisme audit tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola fasilitas LPG agar berjalan tertib dan sesuai ketentuan. Acuan yang digunakan antara lain Peraturan Menteri ESDM Nomor 32 Tahun 2021, Keputusan Direktur Teknik dan Lingkungan ESDM Nomor 199K/HK.02/DMT/2024, serta Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Liquefied Petroleum Gas (LPG).

Pertamina Way Targetkan Peningkatan Kinerja Fasilitas LPG

Di Regional Sulawesi, Pertamina menargetkan audit Pertamina Way untuk SPBE mencapai status certified. Adapun audit kinerja BPT diarahkan untuk mencapai status excellent.

Melalui proses audit, kesiapan instalasi, kelayakan peralatan, sistem proteksi, serta kelengkapan dokumen dievaluasi untuk memastikan fasilitas memenuhi ketentuan yang berlaku.

Pertamina juga mendorong pengelola fasilitas agar segera menindaklanjuti setiap temuan audit sesuai tenggat waktu. Bukti perbaikan perlu disampaikan melalui mekanisme yang berlaku agar proses evaluasi dan tindak lanjut dapat ditelusuri.

Langkah tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi juga mendorong perbaikan operasional di lapangan. Penerapan standar secara konsisten menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga keselamatan fasilitas dan keandalan penyaluran LPG kepada masyarakat.

Pertamina Tekankan Konsistensi Standar Keselamatan

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa konsistensi dalam menjaga standar fasilitas berperan penting dalam mendukung layanan LPG bagi masyarakat.

“LPG digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, setiap fasilitas yang terlibat dalam proses pengisian maupun pemeliharaan tabung perlu dikelola dengan standar teknis dan keselamatan yang baik. Kami ingin panduan ini dipahami dan diterapkan oleh para pengelola, sehingga hasil audit benar-benar menjadi bahan perbaikan di lapangan dan mendukung penyaluran LPG yang andal,” ujar Lilik.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas operasional membutuhkan komitmen bersama dari pengelola fasilitas dan seluruh pihak yang terlibat dalam rantai distribusi energi.

Melalui penguatan panduan dan audit Pertamina Way, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mendorong agar standar keselamatan diterapkan secara konsisten di fasilitas pengisian dan pemeliharaan tabung LPG. Penerapan tersebut diharapkan mendukung operasional yang lebih tertib serta menjaga kualitas dan keandalan layanan energi bagi masyarakat.

Disclaimer — Konten Kontributor

Artikel ini ditulis oleh kontributor Jeski dan sepenuhnya merupakan tanggung jawab penulis. Pandangan dan opini yang disampaikan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan sikap resmi redaksi Sinergy News. Untuk informasi lebih lanjut, silakan baca Syarat & Ketentuan kami.

Komentar (0)

Masuk untuk Berkomentar

Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!