Kamis, 23 April 2026 Indonesia

Nahkodai PMKRI Semarang 2026-2027, Ramanda Bima Prayuda Usung Misi Transformasi Tata Kelola dan Kaderisasi

D
Dede Indraswara
18 February 2026
159
Nahkodai PMKRI Semarang 2026-2027, Ramanda Bima Prayuda Usung Misi Transformasi Tata Kelola dan Kaderisasi

SEMARANG – Ramanda Bima Prayuda resmi mengemban amanah sebagai Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Semarang Sanctus Gregorius periode 2026-2027. Di bawah kepemimpinannya satu periode ke depan, Ramanda membawa misi besar untuk melakukan transformasi organisasi yang lebih responsif dan berdampak nyata.

Pasca pelantikan resminya di Wisma Pemda Jateng, Sabtu (14/02), Ramanda memaparkan arah gerak strategis yang akan menjadi kompas bagi kepengurusannya. Ia menegaskan bahwa PMKRI Semarang harus mampu bertransformasi menjadi organisasi yang tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga relevan dengan tantangan zaman.


Tiga Pilar Transformasi 

Ramanda menekankan tiga gagasan utama yang akan menjadi prioritas kerjanya:

  1. Transformasi Tata Kelola: Membangun struktur organisasi yang lebih solid dan terstruktur agar mampu merespons dinamika sosial-politik dengan lebih cepat.

  2. Kaderisasi Berbasis Karakter: Memperkuat sistem pengkaderan sebagai "jantung pergerakan" dengan menyeimbangkan antara tajamnya kualitas intelektual dan kematangan spiritual setiap kader.

  3. Reposisi Strategis: Menempatkan kembali PMKRI Semarang sebagai mitra strategis Gereja, sekaligus mitra kritis-konstruktif bagi Pemerintah Kota Semarang dalam menjaga iklim toleransi dan keadaban publik.

Dalam pernyataan resminya, sosok yang dikenal visioner ini mengajak seluruh elemen anggota untuk kembali ke khittah pelayanan yang berdampak.

"PMKRI Cabang Semarang harus menjadi rumah pengkaderan yang kokoh sekaligus ruang perutusan yang nyata. Dalam kasih kita melayani, dan dalam pelayanan itu kita hadir membawa dampak bagi Gereja dan bangsa demi terwujudnya Bonum Commune (Kesejahteraan Bersama)," tegas Ramanda.

Kehadiran Ramanda sebagai pemimpin baru diharapkan mampu membawa angin segar bagi gerakan mahasiswa Katolik di Semarang, terutama dalam memperkuat sinergi dengan lintas elemen masyarakat demi menjaga predikat Semarang sebagai kota toleran di Indonesia.


BACA JUGA: 

Teguhkan Spiritualitas dan Intelektualitas, DPC PMKRI Semarang Periode 2026-2027 Resmi Dilantik

Komentar (0)

Masuk untuk Berkomentar

Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.

Google Masuk dengan Google
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!