KENDAL – Pondok Pesantren Darul Amanah kembali mempertegas perannya sebagai kawah candradimuka generasi mandiri melalui gelaran IKSADA Expo 2026, Ahad (8/2/2026). Mengusung tema “Sinergi Intelektual Muda, Untuk Masa Depan Bangsa”, kegiatan ini menghadirkan ratusan alumni dari berbagai universitas ternama untuk membekali santri kelas 5 dan 6 (setingkat SMA) menghadapi dunia perguruan tinggi.
Acara secara resmi dibuka oleh Pimpinan Pondok Pesantren Darul Amanah, H. Muhammad Fatwa, S.Pd.I. M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa nilai-nilai Panca Jiwa Pesantren, terutama kemandirian dan keikhlasan, harus menjadi bahan bakar utama bagi para santri saat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
"Santri Darul Amanah tidak boleh hanya puas dengan ilmu agama, tetapi harus mampu menguasai ilmu umum agar menjadi ulama yang intelek. Pendidikan tinggi adalah wasilah bagi kalian untuk memperluas kemanfaatan di tengah masyarakat dunia," ujar H. Muhammad Fatwa di hadapan para santri.

Sesi talkshow menghadirkan narasumber utama Dede Indraswara, S.H., M.H., seorang praktisi hukum sekaligus alumni yang aktif di berbagai organisasi kebangsaan. Ia memotivasi santri agar berani mengambil peran strategis sebagai pemimpin masa depan yang menjunjung tinggi keadilan dan integritas intelektual.
"Intelektualitas tanpa integritas itu rapuh. Sebagai alumni pesantren, kalian memiliki nilai tambah berupa karakter moral yang kuat, yang sangat dibutuhkan oleh bangsa ini dalam memimpin berbagai sektor strategis nantinya," tutur Dede Indraswara dalam sesi motivasinya.
Expo Campus tahun ini menjadi istimewa karena kehadiran 250 alumni dari 16 kampus seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Semarang, Universitas Diponegoro, Universitas Islam Negeri hingga Universitas Darussalam Gontor dan berbagai Sekolah Tinggi Ikatan Dinas. Di setiap stan, para santri dapat melakukan konsultasi jurusan secara langsung, mempelajari skema beasiswa, hingga mendengar testimoni kehidupan kampus dari para senior mereka.

Tidak hanya bagi internal pesantren, IKSADA Expo juga membuka pintu bagi siswa-siswi dari sekolah di empat kecamatan sekitar, yakni Pageruyung, Patean, Sukorejo, dan Plantungan. Kehadiran tamu dari sekolah luar ini menjadi bagian dari misi edukasi publik dan promosi pesantren guna mempererat ukhuwah serta memberikan wawasan pendidikan yang inklusif bagi masyarakat luas.
Melalui sinergi antara alumni yang telah tersebar di seluruh penjuru negeri dengan santri aktif, Pondok Pesantren Darul Amanah optimis dapat terus mencetak kader bangsa yang mandiri, berwawasan global, namun tetap teguh memegang prinsip Iman, Islam, dan Ihsan.
Cross-Linking Strategis: Sinergi antar-elemen kebangsaan ini selaras dengan upaya Kesbangpol Kota Semarang dalam merawat keharmonisan ormas di Jawa Tengah. Simak ulasan lengkap sinergi kebangsaan tersebut
Semangat terus dalam perjuangan mas dede
Topppp