Rabu, 14 Oktober 2026 Indonesia
TERKINI
Sustainability Sinergi anak bangsa untuk kedaulatan energi negeri • Hukum Adik Kepala BNPB Terseret Kasus Korupsi Dana Kebencanaan, KPK Tetapkan Lima Tersangka • Hukum 22 Personel Polda Sulut Dijatuhi PTDH, Pelanggaran Meliputi Desersi hingga Narkoba • Energy Kilang Balongan Pastikan Pasokan BBM Aman Usai Nyala Flare Membesar • Energy Kobaran Api di Kilang Balongan Jadi Perhatian Warga, Pertamina Beri Penjelasan • Energy BPH Migas Buka Suara soal Antrean Panjang BBM di Bali • Energy Listrik Batam Pulih, PLN Siapkan Kompensasi bagi Pelanggan Terdampak • Energy Polemik Panas Bumi Kuningan, Bupati Minta Kejelasan Status kepada KESDM • Energy PGE Laporkan Progres Pengeboran Lima Sumur Panas Bumi Sepanjang 2026 • Energy Pertamina Minta Maaf atas Kelangkaan BBM di Bali, Akui Ada Kendala Distribusi • Energy Pertamina Tambah Armada BBM Menjadi 105 Unit, 92 SPBU di Bali Disiapkan Beroperasi 24 Jam •

Kilang Balongan Pastikan Pasokan BBM Aman Usai Nyala Flare Membesar

Foto: Dok. KPI - Aktivitas operasional di Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balongan, Indramayu, Jawa Barat.
Foto: Dok. KPI - Aktivitas operasional di Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

Dengarkan artikel ini:
0:00 / 0:00

SINERGYNEWS.ID, INDRAMAYU – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit (RU) Balongan memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman dan lancar setelah beredarnya informasi mengenai nyala api flare yang terlihat membesar di area kilang pada Selasa (13/10/2026).

Pihak kilang menyatakan telah melakukan pemeriksaan dan pemantauan menyeluruh untuk memastikan kondisi operasional tetap aman serta tidak menimbulkan dampak terhadap masyarakat di sekitar area kilang.

Pjs. Area Manager Communication, Relation dan CSR RU Balongan, Andromedo Cahyo Purnomo, menjelaskan bahwa flare merupakan bagian dari instalasi keselamatan yang wajib tersedia dalam industri minyak dan gas bumi.

Instalasi tersebut berfungsi membakar kelebihan gas hidrokarbon secara aman. Nyala api yang terlihat lebih besar pada waktu tertentu dapat berkaitan dengan aktivitas operasional kilang yang dijalankan sesuai prosedur keselamatan dan pengendalian operasi.

Pertamina Lakukan Pemantauan Operasional

Andromedo mengatakan tim operasi bersama bagian Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) Kilang Balongan terus memantau kondisi untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Ia menegaskan bahwa keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan menjadi prioritas dalam setiap kegiatan operasional kilang.

“Kami memahami bahwa munculnya nyala api Flare yang terlihat lebih besar pada malam hari dapat menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Untuk itu, Kilang Balongan memastikan bahwa aspek keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan merupakan prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional. Kami juga menjamin hal ini tidak akan berdampak pada rantai pasokan BBM,” ujar Andromedo dalam keterangannya, Rabu (14/10/2026).

Menurutnya, hasil pemantauan menjadi bagian dari upaya memastikan kondisi kilang tetap aman dan terkendali. Perusahaan juga menyatakan bahwa kejadian tersebut tidak berdampak terhadap kelancaran pasokan BBM.

Masyarakat Diimbau Tidak Terpengaruh Informasi yang Belum Terverifikasi

Kilang Balongan menyatakan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan akan menyampaikan informasi lebih lanjut apabila terdapat perkembangan yang perlu diketahui masyarakat.

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Penjelasan ini disampaikan menyusul perhatian warga terhadap nyala flare yang terlihat dari luar area kilang. Pertamina menegaskan bahwa pemantauan operasional dan penerapan prosedur keselamatan terus dilakukan untuk menjaga keamanan fasilitas serta keberlangsungan pasokan BBM.

Disclaimer — Konten Kontributor

Artikel ini ditulis oleh kontributor Josua Sondakh dan sepenuhnya merupakan tanggung jawab penulis. Pandangan dan opini yang disampaikan dalam artikel ini adalah milik penulis dan tidak mencerminkan sikap resmi redaksi Sinergy News. Untuk informasi lebih lanjut, silakan baca Syarat & Ketentuan kami.

Komentar (0)

Masuk untuk Berkomentar

Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!