BANDUNG, SINERGYNEWS.ID – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Prof. Stella Christie menilai hidrogen alam (natural hydrogen) berpotensi menjadi sumber energi masa depan sekaligus peluang strategis bagi Indonesia untuk bersaing di pasar energi global.
Hal tersebut disampaikan Stella saat membuka Forum Hydrogen Day 2026 di Institut Teknologi Bandung (ITB), Minggu (12/10/2026).
Menurut Stella, hidrogen alam berpotensi menghasilkan energi dengan emisi karbon rendah dan biaya produksi yang lebih ekonomis dibandingkan sejumlah metode produksi hidrogen lainnya. Potensi ini dinilai penting di tengah meningkatnya kebutuhan energi bersih, termasuk untuk mendukung perkembangan pusat data (data center).
Stella juga menyoroti peluang Indonesia dalam pengembangan hidrogen alam. Berdasarkan riset yang dipaparkannya, potensi sumber daya hidrogen alam Indonesia diperkirakan sangat besar. Bahkan, ia menyebut potensinya berpeluang mencapai 30 kali lipat dari temuan hidrogen alam di Prancis. Namun, angka tersebut masih berupa estimasi awal yang memerlukan penelitian dan eksplorasi lebih lanjut.

Prof. Stella menyampaikan materi dalam acara Hydrogen Day 2026
Ia menekankan pentingnya memperkuat riset, penguasaan teknologi, serta kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri agar potensi tersebut dapat dikembangkan secara optimal.
“Indonesia memiliki kesempatan untuk menjadi pemain utama dalam pengembangan hidrogen alam. Namun, kita harus memiliki strategi yang tepat dan memulai riset sejak sekarang,” demikian pesan Stella dalam pemaparannya.
Menurutnya, pengembangan hidrogen alam tidak hanya berkaitan dengan transisi energi dan pengurangan emisi, tetapi juga membuka peluang ekonomi, inovasi teknologi, serta pertumbuhan perusahaan rintisan berbasis riset.
Melalui Forum Hydrogen Day 2026, kolaborasi berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu mempercepat penelitian dan pengembangan hidrogen. Dengan demikian, Indonesia tidak hanya menjadi pasar energi bersih, tetapi juga berpeluang mengambil peran dalam ekosistem hidrogen dunia.
Komentar (0)
Masuk untuk Berkomentar
Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.