SEMARANG — Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (FH UNNES) kembali mempertegas komitmennya dalam mencetak lulusan unggul dan profesional melalui Pelatihan Peningkatan Sumber Daya Manusia bagi UKM Protokoler dan Media 2026.
Mengusung tema “Persona: Membangun Karakter Protokoler melalui Komunikasi Publik yang Efektif,” kegiatan edukatif ini diselenggarakan selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (25–26/4/2026), di MG Setos Hotel, Semarang.
Pelatihan ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari anggota UKM Protokoler, perwakilan lembaga kemahasiswaan, dan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di lingkungan FH UNNES. Selain menjadi ruang pembelajaran intensif, forum ini juga dirancang untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarorganisasi mahasiswa.

Ketua UKM Protokoler FH UNNES, Nafa Isma, mengungkapkan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk merespons dinamika era modern yang serba cepat.
"Tantangan hari ini mengharuskan kita untuk adaptif. Harapan kami, melalui Persona, mahasiswa tidak hanya belajar menyelenggarakan acara, tetapi benar-benar mampu menjadi wajah fakultas yang profesional. Kami ingin membekali teman-teman agar memiliki karakter kuat di hadapan publik maupun saat mengelola citra di ruang digital," jelas Nafa.

Untuk memastikan efektivitas materi, pelatihan ini menghadirkan tiga narasumber praktisi profesional. Sesi keprotokolan dan public speaking dipandu oleh Septi Wulandari, S.Sos., M.I.Kom., yang memberikan bekal seputar tata acara resmi, teknik intonasi, bahasa tubuh, hingga simulasi langsung untuk melatih kepercayaan diri peserta secara praktis.

Pada sesi kehumasan, Sinta Pramucita, S.I.Kom., M.I.Kom., menekankan peran sentral humas dalam membangun citra organisasi, mengelola arus informasi, dan menjaga hubungan yang bertanggung jawab dengan publik.

Sementara itu, Vega Viditama, S.Sos., M.M., membedah strategi pengelolaan konten digital dan optimalisasi media sosial sebagai sarana komunikasi yang berdaya saing pada sesi media.
Antusiasme peserta sangat terasa sepanjang acara, terutama saat sesi simulasi. Rasya, salah satu peserta pelatihan, merasakan langsung manfaat dari metode praktik yang diterapkan.
"Materi yang diberikan sangat aplikatif, bukan sekadar teori. Sesi simulasi public speaking adalah yang paling berkesan bagi saya karena kami diajarkan langsung bagaimana mengatasi grogi, menata intonasi, dan memimpin jalannya acara resmi. Ini bekal yang sangat berharga untuk kegiatan organisasi ke depannya," tuturnya.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pimpinan FH UNNES, di antaranya Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr. Indah Sri Utari, S.H., M.Hum., Wakil Dekan II Aprilla Niravita, S.H., M.Kn., dan Ketua Program Studi S1 Ratih Damayanti, S.H., M.H. Menambah wawasan global, hadir pula dosen tamu internasional dari India, Dr. Bhanu Prakash Nunna.
Dalam sambutannya, Dr. Indah Sri Utari mengapresiasi inisiatif mahasiswa sekaligus menegaskan pentingnya penguasaan komunikasi publik.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu berkomunikasi efektif, bekerja sama, dan menjunjung etika. Pelatihan ini menjadi langkah konkret untuk membentuk karakter tersebut,” tegas Dr. Indah.
Lebih dari sekadar pengembangan kapasitas diri mahasiswa, kegiatan ini sekaligus menjadi manifestasi komitmen FH UNNES dalam mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Fokus utama diarahkan pada poin Pendidikan Berkualitas dan Pekerjaan Layak guna menyiapkan lulusan yang kompetitif dan siap bersaing di dunia kerja.
Melalui pelatihan komprehensif ini, FH UNNES berharap para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat di organisasinya masing-masing, serta tumbuh menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi profesionalisme, etika, dan komunikasi yang efektif.
Komentar (0)
Masuk untuk Berkomentar
Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.