SINERGYNEWS.ID, Ambon 20 Oktober 2026 -, Dewan Energi Mahasiswa Maluku (DEM Maluku) resmi melantik kepengurusan periode 2026-2028 sekaligus menggelar Simposium Energi bertajuk "Energi Dari Timur: Sinergi Energi Muda Maluku Untuk Ketahanan dan Kemandirian Energi Daerah" di Ambon.
Pelantikan yang dihadiri puluhan mahasiswa lintas kampus, akademisi, pengamat energi, dan perwakilan pemerintah daerah ini menandai babak baru pergerakan mahasiswa Maluku yang fokus mengawal pemanfaatan SDA dan Energi bagi wilayah Indonesia timur terkhususnya Maluku.
Pelantikan ini juga langsung dihadiri oleh Pengrus Pusat Dewan Energi Mahasiswa Indonesia Bidang Aparatur Organisasi mewakili ketua Umum DEM Indonesia.
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab kolektifgenerasi muda untuk mengambil bagian dalam menjawab berbagai persoalan energi di Maluku. Sebagai wilayah kepulauan, Maluku menghadapi tantangan tersendiri dalam pemerataan aksesenergi, distribusi bahan bakar minyak (BBM), tingginya biaya transportasi energi ke wilayah terpencil, serta kebutuhan akan pengembangan energi baru dan terbarukan.
Kondisi geografis Maluku yang terdiri atas pulau-pulau besar dan kecil menuntut adanyakebijakan energi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keadilan akses dan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat di wilayah terpencildan pulau-pulau kecil harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk menikmati layananenergi yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan.
Ketua Umum DEM Maluku yang baru dilantik, Zainal Abidin Siauta , dalam pidatonyamenegaskan bahwa organisasi ini lahir bukan untuk beroposisi, melainkan untuk menjadi mitrastrategis dalam mengawal keadilan energi. Pelanttikan yang mengusus tema Energi Dari Timur : Sinergi Energi Muda Maluku Untuk Ketahanan Dan Kemandirian Energi Daerah, berangkat Dari berbagai persoalan energi yang ada di maluku, Mulai dari ketimpangan Energi, mahalnya BBM di pulau" kecil, ada ratusan desa - desa Di maluku yang belum mendapatkan akses listrik denganbaik, ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama. Apalagi Kehadiran Blok maselamenjadi pertanyaan besar apakah proyek strategis nasional ini membawa dampak nyata bagimasyarakat maluku atau malah sebaliknya, tegas Zainal di hadapan para tamu undangan.
Sementara itu Dalam Simposium Energi Yang di hadiri oleh Dr. Herfien Samalehu ST , M.Eng Kepala bidang ketenagalistrikan Dinas ESDM Provinsi Maluku dan Muhamad Reza Mony SE Selaku Ketua Umum BPD Hipmi Maluku, sebagai narasumber dalam simposium energi tersebut, Muhamad Reza Mony menyinggung soal investasi dan keadilan bagi masyarakat malukukedepan,terutama tentang PSN Blok Abadi Masela, kedepan Proyek ini harus betul" bermanfaatbagi masyarakat Maluku, terutama masyarakat yang berada di sekitar areal.
Dr. Harfien Samalehu ST. M.Eng dalam penyampaiannya generasi muda ialah harapan masyarakat maluku, ia berharap kehadiean DEM Maluku dapat membuka ruang riset dan kajiantentang tata kelola energi di maluku.
DEM Maluku menegaskan bahwa kemandirian energi daerah tidak dapat diwujudkan hanyamelalui wacana. Diperlukan komitmen politik, perencanaan yang matang, penguatan kapasitassumber daya manusia, pemanfaatan potensi energi lokal, serta keberanian untuk mengevaluasikebijakan yang belum menjawab kebutuhan masyarakat.
Pelantikan dan Simposium Energi ini diharapkan menjadi titik awal bagi lahirnya gerakanmahasiswa yang konsisten mengawal agenda ketahanan dan kemandirian energi di Maluku. DEM Maluku berkomitmen untuk membangun ruang diskusi, melakukan kajian, menyampaikanrekomendasi kebijakan, serta memperkuat partisipasi mahasiswa dalam mendorong tata kelolaenergi yang transparan, inklusif, dan berkelanjutan.
“Energi dari Timur bukan hanya tentang potensi yang dimiliki Maluku, tetapi juga tentangtanggung jawab untuk memastikan potensi tersebut menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakatnya.”
Dengan semangat kolaborasi dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat, Dewan EnergiMahasiswa Maluku mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan energi sebagaiagenda bersama demi terwujudnya Maluku yang lebih mandiri, berdaya saing, dan berkeadilan.
Komentar (0)
Masuk untuk Berkomentar
Silakan login menggunakan akun Google Anda untuk berdiskusi.