Rabu, 14 Januari 2026

Pertamina Manfaatkan Energi Terbarukan Melalui PLTS untuk Dukung Listrik Darurat Pascabencana di Aceh Tamiang


PT Pertamina (Persero) memanfaatkan energi terbarukan melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di sejumlah posko pengungsian di Kabupaten Aceh Tamiang sebagai bagian dari upaya penanganan darurat pascabencana banjir yang terjadi pada Desember 2025.

Melalui program Pertamina Peduli, perusahaan menyalurkan tujuh unit PLTS portabel yang dipasang di lokasi pengungsian. Setiap unit dilengkapi panel surya berkapasitas sekitar 590 watt peak (Wp), inverter 1.000 watt, serta sistem penyimpanan energi berupa baterai berkapasitas sekitar 2.000 watt hour (Wh). Sistem ini digunakan untuk mendukung kebutuhan listrik dasar di posko pengungsian.

Berdasarkan keterangan resmi Pertamina, energi listrik dari PLTS dimanfaatkan untuk penerangan tenda pengungsi, pengisian daya perangkat komunikasi, serta menunjang operasional posko tanggap darurat, terutama pada saat jaringan listrik utama mengalami gangguan akibat bencana.

Pemanfaatan energi terbarukan dalam situasi darurat dipilih karena sistem PLTS dapat segera dioperasikan tanpa bergantung pada pasokan bahan bakar maupun infrastruktur kelistrikan konvensional. Selain itu, tenaga surya dinilai lebih praktis dan efisien untuk digunakan di wilayah terdampak bencana dengan keterbatasan akses logistik.

Pemasangan PLTS dilakukan oleh tim Pertamina dengan melibatkan teknisi di lapangan guna memastikan sistem berfungsi dengan baik selama masa tanggap darurat. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan, sekaligus mendukung pemulihan kondisi masyarakat terdampak.

Sejumlah laporan media nasional mencatat bahwa keberadaan listrik dari PLTS memberikan manfaat langsung bagi aktivitas pengungsian dan koordinasi petugas di lapangan. Inisiatif ini menunjukkan bahwa energi terbarukan tidak hanya berperan dalam transisi energi jangka panjang, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai solusi pendukung dalam penanganan bencana.

josua sondakh

josua sondakh

Super Admin

you may also like